Sarana dan Prasarana

(1) Status kepemilikan sarana dan prasarana Politeknik Semen Indonesia dapat berupa milik sendiri, sewa, perjanjian pinjam pakai, dan/atau kerjasama dengan pihak lain.

(2) Jumlah  dan  persyaratan  masing-masing  sarana  dan  prasarana diatur  dan  disesuaikan  dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan Tinggi Nasional.

(3) Pendayagunaan sarana dan prasarana dilakukan secara optimal untuk kepentingan pelaksanaan

Tridharma Perguruan Tinggi dan dan kegiatan lainnya yang relevan.

(4) Tata cara perencanaan, pengadaan, pendistribusian, pemeliharaan, inventarisasi, dan penghapusan sarana dan prasarana diatur dengan Prosedur Standar Operasi dan ketentuan yang berlaku.

(5) Perencanaan  dan  pengadaan   sarana  prasarana  didasarkan   pada  Rencana  Jangka  Panjang pengembangan kampus Politeknik Semen Indonesia .